Alat Musik dan Lagu Daerah Sumatera Utara


MAKALAH ILMU BUDAYA DASAR

TENTANG :

Musik & Lagu Daerah Sumatera Utara


 


DOSEN PEMBIMBING

ElY SAPTO UTOMO

 

Disusun oleh :

Anggi Fitri Elisah (10220170)

 

JURUSAN MANAJEMEN
UNIVERSITAS GUNADARMA
JAKARTA


 

 

DAFTAR ISI

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR

BAB I PENDAHULUAN

      1.1  Latar Belakang

     1.2  Rumusan Masalah

      1.3 Tujuan Masalah

BAB II PEMBAHASAN

2.1    Lagu daerah Sumatera Utara

2.2    Musik daerah Sumatera Utara

BAB III

3.1 Kesimpulan

3.2 Saran

DAFTAR PUSTAKA

 


 

KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa karena atas rahmat-Nyalah sehingga kami mampu menyelesaikan makalah ini dengan baik. Makalah Ilmu Budaya Dasar tentang “ Lagu dan Musik Sumatera Utara”

Kami menyadari bahwa dalam penyusunan makalah ini masih banyak kekurangan baik dari segi isi, penulisan maupun kata-kata yang digunakan. Oleh karena itu, segala kritik dan saran yang bersifat membangun guna perbaikan bagi kami dalam membuat makalah  selanjutnya, akan kami terima dengan senang hati.

Tidak lupa kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dalam penyusunan makalah ini Akhirnya tiada gading yang tak retak, meskipun dalam penyusunan makalah ini.Kami telah mencurahkan kemampuan, namun kami sangat menyadari bahwa hasil penyusunan makalah ini jauh dari sempurna dikarenakan keterbatasan data dan referensi maupun kemampuan kami.

Akhir kata, semoga makalah ini bisa memberikan suatu manfaat bagi kami selaku penyusun makalah pada khususnya dan bagi pembaca pada umumnya serta bisa menjadi tambahan referensi tentang “ Lagu dan Musik Sumatera Utara”  bagi penyusun makalah di masa yang akan datang

 

JAKTIM, 30 Desember 2020

 

ANGGI FITRI ELISAH

 

 

 

BAB 1

PENDAHULUAN

1.1   Latar Belakang Alat Musik & Lagu Daerah

Indonesia adalah Negara yang akan sangat kaya dengan keanekaragaman suku dan budayanya. Bisa dilihat dari ketertarikan turis asing yang akan berkunjung di Indonesia bukan hanya karena keindahan alamnya, tetapi Indonesia mempunyai ciri khas setiap daerahnya mempunyai bermacam–macam budaya seperti bahasa daerah, makanan, rumah adat, pakaian adat, tarian–tarian, senjata tradisional, alat musik, dan lagu daerah.

Lagu daerah merupakan kekayaan budaya bangsa. Di Indonesia setiap daerah mempunyai lagu daerah nya masing-masing dengan bahasa daerah masing-masing. Lagu – lagu daerah sangatlah menarik dan mengandung pesan positif untuk kehidupan sehari-hari.

Musik adalah bunyi yang ditimbulkan dan dapat diterima oleh seseorang serta memiliki sifat yang berbedabeda berdasarkan lokasi, budaya, selera, sejarah dari penikmat musik (Nurhayati, 2015:168). Musik tradisional adalah musik atau seni suara yang terdapat diberbagai daerah Indonesia yang lahir dan berkembang dan diwariskan secara turun temurun dari satu generasi ke generasi berikutnya. Musik tradisional biasanya menggunakan bahasa, gaya, dan tradisi khas daerah asalnya. Musik tradisional setiap daerah memiliki ciri khas masing-masing, contohnya adalah angklung, gamelan jawa, kolintang, rabana, tarling, dan orkes melayu. Mulai dari Sabang sampai Merauke memiliki musik tradisionalnya masing-masing dengan ciri khas masing-masing.

1.2   Rumusan Masalah

 

1.       Apa saja lagu daerah asal Sumatra Utara ?

2.      Apa saja musik yang berasal dari daerah Sumatera Utara ?

 

1.3   Tujuan Penulisan

 

         Berdasarkan rumusan masalah di atas maka tujuan dalam penulisan makalah ini sebagai berikut :

1.       Untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah Ilmu Budaya Dasar Pada Universitas Gunadarma

2.      Untuk mengetahui Definisi dari “Lagu dan alat musik Sumatra Utara”

 

 

 

BAB II

PEMBAHASAN

 

2.1            Alat Musik Daerah Sumatera Utara

 

1        Doli-Doli

 Alat Musik Tradisional Sumatera Utara Doli - doli

Alat musik Doli-Doli sangatlah unik, secara sekilas mungkin akan ada orang yang beranggapan bentuknya menyerupai angklung, hanya saja cara memainkan dan memegangnya berbeda. Di daratan Melayu, masyarakat daerah sana mengenali Doli-Doli dengan sebutan Kolintang.

Doli-Doli terbuat dari 4 bilah kayu dan alat musik tradisional ini dimainkan dengan cara ditiup. Alat musik tradisional Sumatera Utara Doli-Doli, bisa anda jumpai di dearah Nias. Alat musik ini dimainkan bersamaan dengan alat musik tradisional yang lainnya seperti Aramba dan Pakpak.

 

2        Aramba

Dalam susunan Alat musik tradisional Sumatera Utara Aramba merupakan alat musik yang biasa dimainkan pada saat acara perkawinan. Aramba terbuat dari tembaga kuningan / logam perunggu, alat musik ini diyakini berasal dari Nias.
 
 Aramba dimainkan dengan cara dipukul pada bagian yang berbentuk bundar dan menonjol di bagian tengahnya, biasanya Aramba digantungkan pada seutas tali, bentuk alat musik ini mudah dikenali karena adanya bentuk bundar yang menonjol pada bagian atasnya.
 
Bentuk Aramba Aramba memiliki garis tengah 40 cm ~ 50 cm, sedangkan untuk Aramba yang digunakan keturunan bangsawan adalah Aramba Fatao dan Aramba Hongo yang bergaris tengah 60 cm ~ 90 cm. Jika dilihat sepintas, Aramba seperti memiliki 2 bagian, yakni bagian datar panjang dan bagian yang untuk dipukul, gambar alat musik tradisional Sumatera Utara tersebut seperti yang terlihat.

 

3        Druri Dana

 Alat Musik Tradisional Sumatera Utara Druri Dana

Satu lagi alat musik tradisional Sumatera Utara yang dimainkan dengan cara dipukul, yakni Druri Dana, alat ini terbuat dari kayu yang dipotong dan dibentuk seperti gambar diatas. Druri dana merupakan alat musik yang mengeluarkan suara ketika bambu tersebut saling beradu.

Druri Dana diyakini berasal dari pulau Nias, dan prinsip kerjanya seperti alat musik tradisional Angklung.

 

4        Garantung / Kolintang

 Alat Musik Tradisional Sumatera Utara Garantung

Garantung adalah alat musik tradisional provinsi Sumatera Utara tepatnya Batak Toba, yang terbuat dari kayu dan bentuknya tertata rapi dan memiliki 5 bilah nada yang fungsinya sebaga pembawa melodi. Garantung termasuk kedalam kelompok Xylophone (batang-batang yang menghasilkan nada).

Garantung dimainkan dengan menggunakan dua buah stik di tangan kiri dan kanan. Teknik yang digunakan pada umumnya ialah tangan kiri sebagai pembawa melodi dan ritme (memukul bagian tankai Garantung sekaligus saat memainkan sebuah lagu).

 


5        Gonrang

 Alat Musik Tradisional Sumatera Utara Gonrang

 

Gonrang merupakan hasil dari kesenian masyarakat Simalungun yang mempunyai fungsi dalam masyarakat daerah tersebut. Gonrang terdiri dari beberapa alat musik yang masing-masingnya memiliki makna berbeda, Gonrang tidak mungkin bisa lepas dari kehidupan dan acara adat dalam budaya Simalung

Dalam kesenian & kebudayaan Simalungun, Gonrang memiliki makna ganda yakni bersifat religi/sakral dan bersifat rekreatif (menghibur).

 

6        Faritia

 Alat Musik Tradisional Sumatera Utara Faritia

Faritia terbuat dari bahan logam atau kuningan, alat musik tradisional ini termasuk golongan alat musik idiophone (alat musik yang menghasilkan suara dari getaran). Bentuk alat musik Faritia seperti Talempong dari Padang dan gamelan dari Jawa.

Fatiria berbentuk bundar dengan diameter 23 cm dan ketebalannya 4 cm dengan bagian tengah yang menonjol untuk dipukul. Fatiria dimainkan dengan alat pemukul khusus yang disebut Simalambuo atau kayu Duria, kabarnya Fatiria merupakan alat barter pada jaman dulu yang dijadikan alat musik tradisional oleh masyarakat Nias

 

7        Gordang

 Alat Musik Tradisional Sumatera Utara Gordang Sambilan Mandailing

Gordang juga termasuk kedalam alat musik tradisional Sumatera Utara yang dimainkan dengan cara dipukul, sebuah gendang dari taganing yang berperan sebagai pengatur ritme dan sangat serbaguna, itulah Gordang.

 Gordang merupakan instrumen musik yang terdiri dari 9 buah Gendang, bentuk dari Gordang sendiri adalah susunan dari gendang-gendang besar yang tersusun secara rapi dan urutan. 

Gordang biasanya dimainkan saat pertunjukkan upacara adat, penyambutan, acara pernikahan dan juga terkadang pada saat adanya “acara kematian”. Gordang umunya dimainkan dengan alat musik tradisional dari Sumatera Utara yang lainnya.

 

 

 

2.1            Lagu Daerah Sumatera Utara


1.     Butet

 

·        Lirik Lagu

 

Butet dipangungsian do apangmu ale butet

Damargurilla damardarurat ale butet

Damargurilla damardarurat ale butet

I doge doge doge (hi) dai doge (hi) doge (hi) doge

I doge doge doge (hi) dai doge (hi) doge (hi) doge

 

Butet sotung ngolngolan ro hamuna ale butet

Pai ma tona manang surat ale butet

Pai ma tona manang surat ale butet

I doge doge doge (hi) dai doge (hi) doge (hi) doge

I doge doge doge (hi) dai doge (hi) doge (hi) doge

 

Butet tibo do mulak au apangmu ale butet

Masunta ingkon saut do talu ale butet

Masunta ingkon saut do talu ale butet

I doge doge doge (hi) dai doge (hi) doge (hi) doge

I doge doge doge (hi) dai doge (hi) doge (hi) doge

 

Butet haru patibu ma magodang ale butet

Asa adong da palang merah ale butet

Da palang merah ni negara ale butet

I doge doge doge (hi) dai doge (hi) doge (hi) doge

I doge doge doge (hi) dai doge (hi) doge (hi) doge

 

·        Makna

 

Tentang Seorang ibu yang mengasih tau putrinya bahwa ayahnya si putri itu sedang pergi ke medan perang tuk melawan penjajah yang waktu itu dalah tentara belanda,, jadi si ibu berpesan ke putrinya agar yakin bahwa ayahnya pasti mengalahkan penjajah yaitu belanda,, dan si ibu juga berpesan pada si putri agar cepat gede dan jadilah generasi penerus bangsa yang tangguh dan pintar supaya jangan dibodoh bodohi bangsa lain.

 

2.     Cikala Le Pongpong

 

·         Lirik

Cikala le pongpong oe

ue merbuah si nangka bari le oe 

si manguda bagendari en 

dak mengkabari 

 

Mela mo cituk kene turang 

ulang ulaken kene male 

ulah-ulah nde neidi bagi 

ulang mo… dak bagi… 

 

Kade mo lemlem pagemu 

pucuk bincoli mo kabir-kabiren 

kade mo kelleng ate mu 

anak maholi man pabing-abingen 

Pong kirpong lepong kirpong

 

·        Makna

Bukti Keragaman dan kekayaan budaya berupa di Indonesia. Sebagai warga negara yang hidup  di tanah air sudah sepantasnya melestarikan kebuyaan

 

3.     Ketabo

·        Lirik

Keta bo keta bo keta bo dongan tu Sidempuanan
Musim ni salak sannari di si dongan tonggi tonggi sapot tai tabo (2x)

Tu si do tu si do ro do bujing-bujingi tu pokenan
Jeges jeges sude jengkar jengkar dongan jogi-jogi sude lago lago(2x)

Ile baya nungia muda manyapai ho Ile baya tabo begeon da bo

Keta bo keta bo keta bo dongan tu Sidempuanan
Aso markusip hita tu si dongan keta bo keta bo

·         Makna

Tentang ajakan atau himbauan kepada para pendengar atau siapapun, untuk bisa mengunjungi kota mereka yakni Sidempuan. Kota ini sangat terkenal dengan Buah Salak mereka yang manis dan enak.

 Makanya, dalam lirik lagu Ketabo dijelaskan ketika Sidempuan sedang Musim Buah Salak, maka akan banyak sekali gadis-gadis cantik yang berjualan kesana-kemari. Liriknya juga mengisyaratkan bagi para pengunjung, siapa tahu bisa berkunjung ke rumah gadis-gadis untuk bersilaturahmi.

 

 


 

BAB III

PENUTUP

 

3.1            Kesimpulan

 

·           Lagu daerah merupakan kekayaan budaya bangsa. Di Indonesia setiap daerah mempunyai lagu daerah nya masing-masing dengan bahasa daerah masing-masing. Lagu – lagu daerah sangatlah menarik dan mengandung pesan positif untuk kehidupan sehari-hari

·           Musik tradisional adalah musik atau seni suara yang terdapat diberbagai daerah Indonesia yang lahir dan berkembang dan diwariskan secara turun temurun dari satu generasi ke generasi berikutnya

·           Lagu daerah Sumatera Utara yaitu: Butet    , Cikala Le Pongpong, Ketabo

·           Alat Musik Derah Sumatera Utara : Doli Doli, Aramba, Garantung, Gonrang,  Faritia.

3.2            Saran

Lagu – lagu daerah negara Indonesia harus tetap dilestarikan dengan cara memperkenalkannya pada genarasi-generasi muda agar keberadaannya tidak punah dan lagunya tidak terdengar asing bagi generasi-generasi selanjutnya.

 

DAFTAR PUSTAKA

v https://www.silontong.com/2018/05/05/alat-musik-tradisional-sumatera-utara/ 

v https://id.wikipedia.org/wiki/Daftar_lagu_daerah_Indonesia

v https://www.bola.com/ragam/read/4391269/lirik-lagu-butet-lagu-daerah-sumatra-utara

v http://liriknusantara.blogspot.com/2013/04/cikala-le-pongpong.html

v http://kanaelsaabigail.blogspot.com/2018/10/makna-lagu-cikala-le-pongpong.html

v https://www.mondasiregar.com/lirik-lagu-mandailing-ketabo/

 

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

[ UTS NO 5] Jelaskan fungsi dan peran perbankan sebagai financial intermediary? produk-produk perbankan dari sisi source of fund dan use of fund!

Teori budaya